Skip to main content

BI Adakan Lomba Karya Ilmiah Dengan Hadiah Jutaan Rupiah


BI Adakan Lomba Karya Ilmiah Dengan Hadiah Jutaan Rupiah

Bank Indonesia kembali menyelenggarakan Lomba Karya Ilmiah Stabilitas Sistem Keuangan (LKI SSK) pada tahun 2016. Tahun ini, tema umum yang diangkat adalah “Mengukur Kerentanan Sistem Keuangan di Tengah Dinamika Perekonomian Global dan Domestik”. Dengan total hadiah sebesar Rp92.500.000,- (sembilan puluh dua juta lima ratus ribu rupiah), lomba dibuka untuk masyarakat umum.

Untuk berpartisipasi dalam lomba, masyarakat dapat menyerahkan karya tulis baik secara perorangan maupun kelompok. Lomba tertutup bagi pegawai Bank Indonesia dan pihak yang terafiliasi dengan Bank Indonesia atau juara LKI SSK BI dalam dua tahun terakhir. Dari seluruh karya yang masuk, akan dipilih 5 (lima) pemenang.

Peserta dapat memilih 1 (satu) subtema untuk setiap karya ilmiah. Pilihan subtema adalah:

  1. Mengukur kerentanan ekonomi regional yang berdampak pada stabilitas sistem keuangan.
  2. Mengukur kerentanan sektor korporasi dan/atau rumah tangga Indonesia dan perubahan perilakunya
  3. Mengukur kerentanan perbankan dan/atau institusi keuangan non bank (konvensional dan syariah).
  4. Mengukur kerentanan pasar keuangan Indonesia.

 Adapun kriteria penilaian LKI SSK 2016 meliputi, namun tidak terbatas pada 3 (tiga) komponen sbb:

  1. Kesesuaian tema
  2. Sistematika penulisan karya ilmiah
  3. Presentasi pada tahap penjurian finalis

 Untuk membantu penyusunan LKI, peserta LKI antara lain dapat memperoleh referensi dan data terkait di Perpustakaan Bank Indonesia Kantor Pusat dan di seluruh Perpustakaan Kantor Perwakilan Bank Indonesia di daerah, atau melalui website Bank Indonesia (www.bi.go.id). Selanjutnya, hasil karya tulis disampaikan kepada Bank Indonesia dalam bentuk hardcopy dan softcopy paling lambat tanggal 25 September 2016 (cap pos).

Informasi lengkap mengenai pelaksanaan LKI dapat diunduh pada lampiran atau menghubungi Call Center Bank Indonesia di nomor telepon (021) 131 atau email bicara@bi.go.id.(sumber BI)

Comments

Popular posts from this blog

Kasus Pemerkosaan Meningkat, Kenapa Bisa Terjadi?

Kasus Pemerkosaan Meningkat, Kenapa Bisa Terjadi?
Akhir-akhir ini kita digemparkan dengan kasus pemerkosaan yang datang bertubi-tubi. Pemerkosaan yang berujung pada pembunuhan. 
Kita tidak bisa memaafkan perlakuan "binatang" para pelaku pemerkosaan yang dengan sangat tega dan bengis melakukan perbuatan tersebut.
Kemana nurani sebagai manusia yang punya rasa berbelas kasih..? Hilangkah rasa iba itu dari lubuk hati..? Kenapa tega berbuat keji, apakah hanya karena nafsu semata..?
Pertanyaan-pertanyaan tersebut muncul begitu saja ketika mendengar kasus pemerkosaan berulang lagi.
Menanggapi kasus ini Pemerintah Indonesia, mengambil keputusan cepat untuk menanggulangi kejadian ini agar tidak terulang lagi. Hukuman kebiri diberlakukan oleh Pemerintah Indonesia untuk pelaku pemerkosaan. Namun apakah hukuman ini akan menghentikan kejahatan (pemerkosaan) ini..?
Saya rasa tidak...ini seperti memberi obat kepada pesakitan tanpa tahu kenapa dia sakit dan memberantas penyebab sakitnya ters…

Cinta Terlarang, Berawal Dari Curhat Di Facebook

Cinta Terlarang, Berawal Dari Curhat Di Facebook
Facebook merupakan media sosial yang paling banyak penggunanya. Mulai dari anak-anak sampai orang tua. Semua orang mengunakan Facebook.
Seperti yang kita lihat dan kita dengar, banyak sekali kasus penipuan, pemerkosaan berawal dari Facebook. Namun itu tidak membuat orang jera mengunakan Facebook.

(Baca juga: Dari Malu-Malu Kucing Menjadi Malu-Malu Serigala)
Ada bermacam-macam pengguna dengan tujuan yang beragam. Dari partai, para tokoh masyarakat sampai media web berita mengunakan facebook. Tak jarang kita temukan orang mempromosikan jualannya secara online.
Sebagian besar lainnya menggunakan Facebook sebagai ajang mencari jodoh dan teman.
Sering kita dengar cinta berawal dari dunia maya, sama halnya dengan perselingkuhan. Banyak orang terjebak dalam lembah ini, terjebak dalam cinta semu yang tak seharusnya terjadi.
Berikut ini sebuah kisah dimana cinta terlarang (perselingkuhan) ini terjadi.
Sebut saja Erni (nama samaran) salah seorang …

Mencret Ditambah Muntah Ini Obatnya

Mencret Ditambah Muntah Ini Obatnya
Mungkin anda perna mengalami sakit seperti ini. Mencret terus menerus di tambah muntah. Beberapa hari lalu saya mengalami sakit seperti ini.
Pada awalnya saya makan di salah satu rumah makan di daerah sekitar saya tinggal. Entah kenapa sejam setelah ini saya mengalami sakit perut yang luar biasa. 
Hampir setiap jam saya harus ke toilet (muntah ditambah mencret) muntahnya sich ngk tiap jam. mencretnya ini yang hampir tiap jam.
Saya mengalami sakit ini selama empat hari, dan itu sangat menyiksa. Semua obat telah saya minum, namun tak kunjung sembuh.

Diatas penderitaan yang saya alami teringat kembali kisah lalu dimana saya perna mengalami ini. Teringat obat apa yang saya minum waktu itu.
Guanistrep nama obat yang aku ingat. Benar sekali obat ini sangat mujarab dua kali saya minum obat ini, mencret ples muntah langsung saja berhenti.
Semoga pengalaman saya ini berguna bagi anda.