Skip to main content

Luar Biasa Beauty Blogger Ini Buat Eksperimen Angkat Komedo Pakai Lem


Luar Biasa Beauty Blogger Ini Buat Eksperimen Angkat Komedo Pakai Lem

Komedo merupakan salah satu masalah yang kerap kali dikeluhkan wanita. Kehadiran komedo dianggap bisa mengganggu penampilan dan merusak percaya diri.

Seorang beauty vlogger bernama Huda Heidi Kattan menggunakan cara yang cukup eksrem untuk mengilangkan komedo yang kerap kali datang dan mengganggu.

Bagiamana tidak ekstrem Huda, yang juga seorang pakar tata rias mengunakan Lem untuk menghilangkan komedo di wajahnya. Dalam video yang di-posting di YouTube, vlogger dengan jumlah follower lebih dari 12 juta di Instagram ini mengolesi lem ke hidungnya menggunakan cotton bud, lalu mengelupaskannya setelah lem mengering.

Di video itu pula, Huda mengklaim bahwa komedonya benar-benar terangkat. Saat diunggah di Instagram beberapa waktu lalu, sudah ada 70.000 orang yang me-like video tersebut. (Lihat Videonya Disini)

Kenekatan Huda menggunakan lem untuk menyingkirkan komedo berangkat dari rasa penasaran. Ia mengatakan pernah mendengar mitos kecantikan bahwa lem efektif mengangkat komedo dan mengatasi sumbatan pada pori-pori. Huda pun tertantang mencobanya.

Saat akan mencobanya, pemilik akun Instagram bernama @hudabeauty itu mengaku gugup. Khawatir lem akan terus menempel dan melukai kulitnya.

"Keringnya lama sekali, aku sudah sangat lelah sekarang," ucap Huda, menunggu lem di hidungnya mengering sempurna.

Setelah kering ia pun melepasnya. Menurutnya, lem tersebut berhasil mengangkat jauh lebih banyak komedo ketimbang plester komedo yang biasa ia gunakan.

"Ini benar-benar bisa (angkat komedo). Benar-benar bekerja dengan baik dan aku sungguh terkejut. Jeleknya hanya perlu waktu yang sangat lama (sampai mengering). Aku akan melakukannya lagi kalau komedo di wajahku sudah sangat parah dan perlu dilakukan secara rutin," jelas Huda, seperti dikutip dari Daily Mail.  

Sebagian komedo ada yang tidak terangkat, dan Huda menyarankan untuk membersihkannya dengan cara dikeluarkan menggunakan alat penekan komedo. Lem yang ia gunakan untuk menyingkirkan komedo adalah jenis lem serbaguna yang tidak beracun.

Beauty blogger yang disebut-sebut mirip Kim Kardashian ini menyarankan para 'pengikutnya' untuk mencoba jika ingin wajahnya bersih dari komedo. Namun pakar kecantikan kulit tidak sependapat.

"Ini memang menarik tapi bukan hal yang bisa saya sarankan. Plester komedo memang didesain khusus untuk dipakai di kulit karena lem berpotensi menimbulkan reaksi yang berbahaya bagi kulit. Lem juga bisa memicu penyumbatan pori-pori," jelas pakar kecantikan Sharon Hilditch kepada Daily Mail.

Sharon mengatakan ada cara yang lebih aman untuk mengangkat komedo ketimbang menggunakan lem. Beberapa diantaranya menggunakan masker wajah atau facial.(detik)

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal LGBT, Sejarah Dan Pandangan Psikolog

Mengenal LGBT, Sejarah Dan Pandangan Psikolog LGBT atau GLBT adalah akronim dari "lesbian, gay, biseksual, dan transgender". Istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa "komunitas gay" karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan. Sejarah Berbicara tentang homoseksual, ternyata homoseksual ini sudah ada sejak dahulu kala. Dalam sejarah mesir kuno ada sebuah makam dimana digambarkan sepasang pria sedang berciuman.  Dua pria tersebut adalah Khnumhotep dan Niankhkhnum. Dua laki-laki dari Mesir Kuno ini diduga merupakan pasangan homoseksual pertama yang tercatat dalam sejarah karena di makamnya mereka digambarkan sedang berciuman. Namun, beberapa kritikus tidak setuju dengan interpretasi ini karena kedua laki-laki tersebut punya istri dan anak, sehingga mungkin mereka hanyalah saudara. Makam mereka ditemukan Ahmed Moussa di Saqqara, Mesir, pada tahun 1964.Kehidupan mereka tidak banyak dike...

Dari Malu-Malu Kucing Menjadi Malu-Malu Serigala

Dari Malu-Malu Kucing Menjadi Malu-Malu Serigala Bertambahnya usia bumi, maka semakin bertambah pulalah kerusakan yang disebabkan oleh penghuninya. Jaman telah berubah, seiring berkembangnya Teknologi yang tidak bisa kita kontrol dengan baik. Peradaban yang berbudi dan beretika pun semakin luntur dan kita semakin sombong dengan ilmu yang kita dapat dengan instan tanpa tahu bagaimana harus menyikapi ilmu tersebut secara benar. (Baca juga:  Ini Dia Tipe Pria Idaman Wanita ) Perubahan-perubahan tersebut membawa dampak buruk untuk generasi sekarang. Norma adat ditinggalkan demi kepuasan dunia yang kecil. Kita punya aturan yang bagus namun terberenggus hilang dari kepongahan dunia yang kian kemerlap. Generasi sekarang tidak seperti generasi yang dulu, dimana kita yang dulu punya "Rasa Malu" yang sangat besar, kita akan merasa begitu ketakutakan jika melakukan kesalahan walaupun itu hanya kesalahan kecil. Sedangkan generasi sekarang....? Sebagai contoh s...

Kurang Jelas Pasal Pencemaran Nama Baik Di UU ITE Sampai Kebijakan Konten

Kurang Jelas Pasal Pencemaran Nama Baik Di UU ITE Sampai Kebijakan Konten Sangat disayangkan jika suara jeritan memelas dibungkam, oh tidak kalau menjerit memelas dan mengeluh itu tidak termasuk dalam Pencemaran Nama Baik. Habis yang bagaimana yang melanggar? bagaimana caranya agar suara yang memelas itu bisa di dengar? Bagaimana baiknya cara menyampaikan keluhan tersebut..? Contoh kasus, ketika air (PDAM) dan listrik (PLN) macet dan anda atau saya meluapkannya di media sosial dengan kata-kata kasar, PDAM - PLN Goblok (apakah ini termasuk pencemaran nama baik) atau yang seperti ini contoh kepala PLN adalah Yohanes M Wain, kemudian anda menulis di media sosial dasar Yohanes M Wain goblok kerja ngk becus (apakah ini disebut pencemaran nama baik). Atau masih seperti contoh kasus diatas, anda menulis kritik kerja pimpinan PDAM dan PLN di salah satu konten google (blogger) apakah ini termasuk melanggar...? ( Baca kebijakan konten Blogger ) Saya sangat setuju jika yan...