Skip to main content

Perlukah Ridwan Kamil Pergi Ke Jakarta Untuk Ikut Pilkada Gubernur DKI Jakarta?

Perlukah Ridwan Kamil Pergi Ke Jakarta Untuk Ikut Pilkada Gubernur DKI Jakarta?

Perlukah Ridwan Kamil Pergi Ke Jakarta Untuk Ikut Pilkada Gubernur DKI Jakarta?

Begitulah pertanyaan Ridwan Kamil, Wali Kota Bandung di halaman Facebook miliknya. "Perlukah saya pergi ke Jakarta untuk ikut pilkada gubernur DKI 2017?". Ridwan Kamil meminta setidaknya 1,6 juta warga yang menyukai halaman facebooknya untuk memberikan pendapat dan masukan.

Sampai saat ini tercatat 21.509 lebih orang yang memberikan komentar terkait status Wali Kota Bandung tersebut.


Mayoritas pendapat warga tidak setujuh jika Kang Emil harus ikut Pilkada DKI nanti. Berikut saya ambil beberapa komentar di halam Ridwan Kamil

Rendy A "JANGGAAANNN!! percaya 100% ini akal bulus org parpol.. pikirkan dgn cermat dan tepat.. ingat pak.. jakarta itu beda 360drajat sama bandung.. jakarta multi kultur, multi bajingam dan multi preman.. disana 200% penjahat nya lbh bajingan dr pd bandung yg cuma 1 kultur.. bpk sdh cocok jadi bapak na bandung.. coba riset kecil2lan ttng jakarta.. saya sdh lama tinggal bogor jakarta sangat tdk rekomended.. org jakarta nyeyel dan twngil nya luar biasa di banding bandung.. pak emil klo ga lbh galak dan lbh tegas dr ahok bisa hancur management di tengaj jalan dan usaha membangun bpk sia2 d bandung.. yg ada nanti malah nempel nama jelek bpk sekeluarga.. bandung lbh baik.. jawabarat lbh oke.. jakrta.. no way.. insyaallah pak ga akan bener.."

Andi R "Perlu sekali kang..Dilematis kang.. Rakyat bandung sebagian besar sdh cocok dgn kang emil, setahu sy dulu2 ga prnh rakyat bdg seloyal ini thd pemimpinnya..tp disisi lain sy sbg muslim merasa turut bertanggungjwb apabila membiarkan seorang nasrani memimpin ibukota yg mayoritas muslim..bkn mslh ras, tp sbg mukmin hrs mengimani QS Al Maidah 51..dan sptnya calon kuat yg bs menggeser ahok ya kang emil.."


Satyowati P "Cuma ingin mengingatkan saja niat Kang Emil saat mencalonkan diri jadi Walikota Bandung dulu adalah ingin membenahi Bandung. Bandung masih banyak yang harus dibenahi, kang, lebih banyak dibandingkan Jakarta malah. Mangga ditanyakan kepada diri Kang Emil sendiri, kalau mau ikutan Pilgub DKI, tujuannya apa?"

Hampir 99% warga facebook tidak setuju jika Ridwan Kamil harus meninggalkan kota Bandung.

Saya pribadipun demikian tidak menyetujui jika Ridwan Kamil harus ke Jakarta. Namun jika ini adalah momentumnya, jika ini adalah jalan menuju ke tingkat yang lebih tinggi demi menjadikan tanah air lebih baik kenapa tidak?. Ego jika tetap menahannya disini.

Bagaimana dengan pendapat teman-teman sekalian..?

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal LGBT, Sejarah Dan Pandangan Psikolog

Mengenal LGBT, Sejarah Dan Pandangan Psikolog LGBT atau GLBT adalah akronim dari "lesbian, gay, biseksual, dan transgender". Istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa "komunitas gay" karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan. Sejarah Berbicara tentang homoseksual, ternyata homoseksual ini sudah ada sejak dahulu kala. Dalam sejarah mesir kuno ada sebuah makam dimana digambarkan sepasang pria sedang berciuman.  Dua pria tersebut adalah Khnumhotep dan Niankhkhnum. Dua laki-laki dari Mesir Kuno ini diduga merupakan pasangan homoseksual pertama yang tercatat dalam sejarah karena di makamnya mereka digambarkan sedang berciuman. Namun, beberapa kritikus tidak setuju dengan interpretasi ini karena kedua laki-laki tersebut punya istri dan anak, sehingga mungkin mereka hanyalah saudara. Makam mereka ditemukan Ahmed Moussa di Saqqara, Mesir, pada tahun 1964.Kehidupan mereka tidak banyak dike...

Dari Malu-Malu Kucing Menjadi Malu-Malu Serigala

Dari Malu-Malu Kucing Menjadi Malu-Malu Serigala Bertambahnya usia bumi, maka semakin bertambah pulalah kerusakan yang disebabkan oleh penghuninya. Jaman telah berubah, seiring berkembangnya Teknologi yang tidak bisa kita kontrol dengan baik. Peradaban yang berbudi dan beretika pun semakin luntur dan kita semakin sombong dengan ilmu yang kita dapat dengan instan tanpa tahu bagaimana harus menyikapi ilmu tersebut secara benar. (Baca juga:  Ini Dia Tipe Pria Idaman Wanita ) Perubahan-perubahan tersebut membawa dampak buruk untuk generasi sekarang. Norma adat ditinggalkan demi kepuasan dunia yang kecil. Kita punya aturan yang bagus namun terberenggus hilang dari kepongahan dunia yang kian kemerlap. Generasi sekarang tidak seperti generasi yang dulu, dimana kita yang dulu punya "Rasa Malu" yang sangat besar, kita akan merasa begitu ketakutakan jika melakukan kesalahan walaupun itu hanya kesalahan kecil. Sedangkan generasi sekarang....? Sebagai contoh s...

Kurang Jelas Pasal Pencemaran Nama Baik Di UU ITE Sampai Kebijakan Konten

Kurang Jelas Pasal Pencemaran Nama Baik Di UU ITE Sampai Kebijakan Konten Sangat disayangkan jika suara jeritan memelas dibungkam, oh tidak kalau menjerit memelas dan mengeluh itu tidak termasuk dalam Pencemaran Nama Baik. Habis yang bagaimana yang melanggar? bagaimana caranya agar suara yang memelas itu bisa di dengar? Bagaimana baiknya cara menyampaikan keluhan tersebut..? Contoh kasus, ketika air (PDAM) dan listrik (PLN) macet dan anda atau saya meluapkannya di media sosial dengan kata-kata kasar, PDAM - PLN Goblok (apakah ini termasuk pencemaran nama baik) atau yang seperti ini contoh kepala PLN adalah Yohanes M Wain, kemudian anda menulis di media sosial dasar Yohanes M Wain goblok kerja ngk becus (apakah ini disebut pencemaran nama baik). Atau masih seperti contoh kasus diatas, anda menulis kritik kerja pimpinan PDAM dan PLN di salah satu konten google (blogger) apakah ini termasuk melanggar...? ( Baca kebijakan konten Blogger ) Saya sangat setuju jika yan...