Skip to main content

Interaksi Positif Agama-agama

Interaksi Positif Agama-agama

Interaksi Positif Agama-agama
Oleh Siky Hendro Wibowo 
(Foto adalah Penghormatan Buddhis yang dilakukan Dalai Lama) 

Sekarang terdapat banyak interaksi antara agama-agama di dunia dan banyak hal yang dapat digotong-royongkan. Sebagai contoh banyak terdapat interaski antara umat Buddha dan Kristen. Umat Kristen Katolik dan sebagainya belajar teknik-teknik konsentrasi dan meditasi dari Buddhisme. 

Banyak pendeta-pendeta Kristen, pastur-pastur, rahib, dan suster datang ke Dharmasala, India, untuk belajar teknik-teknik konsentrasi dan meditasi dan bagaimana mengembangkan cintam dengan tujuan untuk membawanya ke tradisi agama mereka. Beberapa umat Buddha telah mengajar di seminari-seminari (sekolah tinggi) katolik.

Dalam agama kristen, dikatakan bahwa kita harus mencintai setiap orang, tetapi tidak dikatakan bagaimana melakukannya, Buddhisme sangat kaya akan teknik-teknik mengembangkan cinta kasih. Agama kristen dalam tingkatannya yang paling tinggi adalah terbuka untuk mempelajari teknik-teknik ini dari agama Buddha. Hal ini tidak berarti bahwa mereka semua akan menjadi Buddhis, karena tak seorangpun yang dapat mengubah orang lain. Teknik-teknik ini dapat diadaptasikan dalam agama mereka sendiri untuk membantu mereka menjadi umat kristiani yang lebih baik.

Demikian juga, umat Buddhis tertarik dalam beberapa hal dari kekristenan terutama yang berhubungan dengan pelayanan sosial. Beberapa tradisi Kristiani menekankan pada pastur dan susternya untuk terlibat dalam pengajaran, dalam pekerjaan dari rumah-rumah sakit, merawat orang-orang jompo, dan lain-lain. Walaupun beberapa dari layanan masyarakat ini telah berkembang di beberapa negara Buddhis, namun hal ini belumlah berkembang di semua negara Buddhis karena alasan-alasan sosial dan geografis. Ini adalah sesuatu yang dapat dipelajari oleh umat Buddha dari orang-orang Kristiani.

Dalai Lama sangat terbuka dalam hal ini. Bukan berarti bahwa umat Buddha akan menjadi Kristiani. Tetapi ada aspek-aspek tertentu dari pengalaman Kristiani yang dapat dipelajari umat Buddha. Dan ada hal-hal lain dari pengalaman umat Buddha yang dapat dipelahari oleh umat kristiani juga. Dengan cara ini, ada forum terbuka diantara semua agama di dunia, yang didasari oleh penghargaan yagn tinggi terhadap satu dengan lainnya.(Tulisan diambil dari Artikel Buddhis)

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal LGBT, Sejarah Dan Pandangan Psikolog

Mengenal LGBT, Sejarah Dan Pandangan Psikolog LGBT atau GLBT adalah akronim dari "lesbian, gay, biseksual, dan transgender". Istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa "komunitas gay" karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan. Sejarah Berbicara tentang homoseksual, ternyata homoseksual ini sudah ada sejak dahulu kala. Dalam sejarah mesir kuno ada sebuah makam dimana digambarkan sepasang pria sedang berciuman.  Dua pria tersebut adalah Khnumhotep dan Niankhkhnum. Dua laki-laki dari Mesir Kuno ini diduga merupakan pasangan homoseksual pertama yang tercatat dalam sejarah karena di makamnya mereka digambarkan sedang berciuman. Namun, beberapa kritikus tidak setuju dengan interpretasi ini karena kedua laki-laki tersebut punya istri dan anak, sehingga mungkin mereka hanyalah saudara. Makam mereka ditemukan Ahmed Moussa di Saqqara, Mesir, pada tahun 1964.Kehidupan mereka tidak banyak dike...

Dari Malu-Malu Kucing Menjadi Malu-Malu Serigala

Dari Malu-Malu Kucing Menjadi Malu-Malu Serigala Bertambahnya usia bumi, maka semakin bertambah pulalah kerusakan yang disebabkan oleh penghuninya. Jaman telah berubah, seiring berkembangnya Teknologi yang tidak bisa kita kontrol dengan baik. Peradaban yang berbudi dan beretika pun semakin luntur dan kita semakin sombong dengan ilmu yang kita dapat dengan instan tanpa tahu bagaimana harus menyikapi ilmu tersebut secara benar. (Baca juga:  Ini Dia Tipe Pria Idaman Wanita ) Perubahan-perubahan tersebut membawa dampak buruk untuk generasi sekarang. Norma adat ditinggalkan demi kepuasan dunia yang kecil. Kita punya aturan yang bagus namun terberenggus hilang dari kepongahan dunia yang kian kemerlap. Generasi sekarang tidak seperti generasi yang dulu, dimana kita yang dulu punya "Rasa Malu" yang sangat besar, kita akan merasa begitu ketakutakan jika melakukan kesalahan walaupun itu hanya kesalahan kecil. Sedangkan generasi sekarang....? Sebagai contoh s...

Kurang Jelas Pasal Pencemaran Nama Baik Di UU ITE Sampai Kebijakan Konten

Kurang Jelas Pasal Pencemaran Nama Baik Di UU ITE Sampai Kebijakan Konten Sangat disayangkan jika suara jeritan memelas dibungkam, oh tidak kalau menjerit memelas dan mengeluh itu tidak termasuk dalam Pencemaran Nama Baik. Habis yang bagaimana yang melanggar? bagaimana caranya agar suara yang memelas itu bisa di dengar? Bagaimana baiknya cara menyampaikan keluhan tersebut..? Contoh kasus, ketika air (PDAM) dan listrik (PLN) macet dan anda atau saya meluapkannya di media sosial dengan kata-kata kasar, PDAM - PLN Goblok (apakah ini termasuk pencemaran nama baik) atau yang seperti ini contoh kepala PLN adalah Yohanes M Wain, kemudian anda menulis di media sosial dasar Yohanes M Wain goblok kerja ngk becus (apakah ini disebut pencemaran nama baik). Atau masih seperti contoh kasus diatas, anda menulis kritik kerja pimpinan PDAM dan PLN di salah satu konten google (blogger) apakah ini termasuk melanggar...? ( Baca kebijakan konten Blogger ) Saya sangat setuju jika yan...