Skip to main content

Debat Di Sosmed Apa Gunanya?


Debat Di Sosmed Apa Gunanya?

Berdebat sering kita lihat atau kita lakukan sendiri, mempertahankan argumen yang kita bangun untuk menjadi pemenang. Salah satu dasar dari pemikiran manusia dengan ego yang besar, bisa pulas kalau menang, susah tidur kalau kalah. Walaupun perdebatan itu sebenarnya tidak penting dan terjadi di sosial media.

Menjadi pertanyaan sebenarnya ada ngk sich kegunaan dari berdebat..? Agar kita ketahui bersama berpikir itu lebih melelahkan dari pada pacul sawah....Jadi kalau tidak ada gunanya kenapa kita harus berdebat..? bikin jidat menkerut saja...!!!

Sebenarnya berdebat itu ada manfaatnya menurut saya..

1. Melatih untuk berpikir

Dengan berdebat kita dapat melatih pikiran kita. Menjadi lebih matang dan membuka wawasan kita tentunya. Jadi salah jika kita mengatakan orang itu punya pemikiran yang sempit atau tidak berguna. Karena pada dasarnya berpikir itu bisa dilatih salah satunya dengan cara berdebat.

2. Melatih Untuk Mau Mengalah (Kerendahan Hati)

Tentunya berdebat itu kadang memacu tingkat emosi kita. Hal ini wajar karena agumen yang kita bangun bisa jadi salah atau argumen kita benar namun disalahkan.

Kita lihat aja contoh anggota DPR kita yang kita hormati kadang mereka terlihat emosi dan saling memukul karena tidak ada seorangpun mau mengalah.

Untuk itu dengan sering anda masuk dalam rana perdebatan, hal itu memungkinkan anda untuk lebih sabar dan lebih menghargaai pendapat orang lain. Lebih terlihat santai dan tidak seperti banteng yang kesurupan.

Anda akan lebih banyak mendengarkan, dan menunggu untuk berbicara. Anda lebih ingin mencari tau apa kelemahan dari lawan anda. Dan pada saat anda bicara, suara anda akan lebih keras terdengar walupun berbicara dengan intonasi datar.

3. Melatih Untuk Saling Menghargai

Pada dasarnya lawan dalam perdebatan kita adalah manusia seperti kita. Punya hak yang sama seperti kita.

Dengan sikap kerendahan hati, mau mendengar dan sebagainya, kita sudah dilatih untuk saling menghargai sesama. Satu poin yang sangat luar biasa buat kita.

Itulah tiga kegunaan pokok dari debat yang sering kita dengar atau kita lakukan sendiri. Baik di sosial media ataupun di ruang lingkup kita.

Salam hormat, semoga menjadi manusia yang berguna untuk manusia.

Comments

Popular posts from this blog

Mengenal LGBT, Sejarah Dan Pandangan Psikolog

Mengenal LGBT, Sejarah Dan Pandangan Psikolog LGBT atau GLBT adalah akronim dari "lesbian, gay, biseksual, dan transgender". Istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa "komunitas gay" karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan. Sejarah Berbicara tentang homoseksual, ternyata homoseksual ini sudah ada sejak dahulu kala. Dalam sejarah mesir kuno ada sebuah makam dimana digambarkan sepasang pria sedang berciuman.  Dua pria tersebut adalah Khnumhotep dan Niankhkhnum. Dua laki-laki dari Mesir Kuno ini diduga merupakan pasangan homoseksual pertama yang tercatat dalam sejarah karena di makamnya mereka digambarkan sedang berciuman. Namun, beberapa kritikus tidak setuju dengan interpretasi ini karena kedua laki-laki tersebut punya istri dan anak, sehingga mungkin mereka hanyalah saudara. Makam mereka ditemukan Ahmed Moussa di Saqqara, Mesir, pada tahun 1964.Kehidupan mereka tidak banyak dike...

Dari Malu-Malu Kucing Menjadi Malu-Malu Serigala

Dari Malu-Malu Kucing Menjadi Malu-Malu Serigala Bertambahnya usia bumi, maka semakin bertambah pulalah kerusakan yang disebabkan oleh penghuninya. Jaman telah berubah, seiring berkembangnya Teknologi yang tidak bisa kita kontrol dengan baik. Peradaban yang berbudi dan beretika pun semakin luntur dan kita semakin sombong dengan ilmu yang kita dapat dengan instan tanpa tahu bagaimana harus menyikapi ilmu tersebut secara benar. (Baca juga:  Ini Dia Tipe Pria Idaman Wanita ) Perubahan-perubahan tersebut membawa dampak buruk untuk generasi sekarang. Norma adat ditinggalkan demi kepuasan dunia yang kecil. Kita punya aturan yang bagus namun terberenggus hilang dari kepongahan dunia yang kian kemerlap. Generasi sekarang tidak seperti generasi yang dulu, dimana kita yang dulu punya "Rasa Malu" yang sangat besar, kita akan merasa begitu ketakutakan jika melakukan kesalahan walaupun itu hanya kesalahan kecil. Sedangkan generasi sekarang....? Sebagai contoh s...

Kurang Jelas Pasal Pencemaran Nama Baik Di UU ITE Sampai Kebijakan Konten

Kurang Jelas Pasal Pencemaran Nama Baik Di UU ITE Sampai Kebijakan Konten Sangat disayangkan jika suara jeritan memelas dibungkam, oh tidak kalau menjerit memelas dan mengeluh itu tidak termasuk dalam Pencemaran Nama Baik. Habis yang bagaimana yang melanggar? bagaimana caranya agar suara yang memelas itu bisa di dengar? Bagaimana baiknya cara menyampaikan keluhan tersebut..? Contoh kasus, ketika air (PDAM) dan listrik (PLN) macet dan anda atau saya meluapkannya di media sosial dengan kata-kata kasar, PDAM - PLN Goblok (apakah ini termasuk pencemaran nama baik) atau yang seperti ini contoh kepala PLN adalah Yohanes M Wain, kemudian anda menulis di media sosial dasar Yohanes M Wain goblok kerja ngk becus (apakah ini disebut pencemaran nama baik). Atau masih seperti contoh kasus diatas, anda menulis kritik kerja pimpinan PDAM dan PLN di salah satu konten google (blogger) apakah ini termasuk melanggar...? ( Baca kebijakan konten Blogger ) Saya sangat setuju jika yan...