Tentang Presiden Singapura Halimah Yakob



Tentang Presiden Singapura Halimah Yakob

Singapura mempunyai Presiden baru yang bergaji 3,5 Milyar sebulan. Tokoh pergerakan wanita berasal dari keluarga miskin. Ketika kecil dia membantu orang tuanya berjualan. Namanya Halimah Yacob keturunan Melayu-India beragama Islam . Ketika di Singapura, entah sudah berapa kali saya bertemu beliau ketika ada kegiatan di organisasi Mendaki atau Taman Warisan di belakang Masjid Sultan. Tentu menggembirakan, Ibu Halimah Yacob yang memang sejak awal sangat merakyat kini menjadi Presiden Singapura menggantikan Bapak Tony Tan. Tony Tan juga dikenal sangat merakyat, Beberapa kali saya bertemu beliau, salah satunya di toko buku Borders. Kala itu Tony Tan membawa anak cucunya.

Harap diingat, bahwa Presiden Singapura hak dan wewenangnya bukan seperti Presiden di Indonesia. Karena menganut sistem parlementer, yang menjadi kepala pemerintah adalah Perdana Menteri, dalam hal ini adalah PM Lee Hsien Loong. Perdana Menteri yang mempunyai wewenang besar yang membuat hitam putih Singapura.

Dialah yang paling bertanggung jawab dalam memakmurkan dan mengamankan Singapura. Dia panglima tertinggi Angkatan Bersenjata serta berwenang penuh mengangkat menteri dan mengubah haluan negara. Bukan Presiden.

Presiden dalam sistem kenegaraan Singapura lebih pada jabatan seremonial dan tidak punyai wewenang seperti Presiden di Indonesia atau di Amerika. Presiden Singapura punya hak veto untuk menunda pengangkatan pejabat eselon di badan-badan pemerintah atau BUMN. Tidak lebih dari dari itu. Jadi salah besar jika digambarkan seolah-olah Singapura berganti pemimpin yang punya kuasa besar. Apalagi dikait-kaitkan dengan analisa dangkal bahwa Singapura kini kembali ke pangkuan orang Melayu.

Di Singapura, meski tidak dijelaskan dalam Undang-Undang, namun sudah merupakan konvensi bahwa jabatan Presiden dijabat secara bergilir sesuai etnis yang ada disana. Misalnya, Presiden Pertama Singapura adalah Yusof Ishak dari Muslim Melayu.

Dia kemudian digantikan oleh Benjamin Sheares yang mewakili masyarakat keturunan Eropa Asia. Sesudah itu keturunan India, Devan Nair menjadi Presiden. Sejarah kemudian mencatat Singapura mempunyai dua Presiden keturunan China yakni Wee Kim Wee dan Ong Teng Cheong. Periode berikutnya , Presiden Singapura dipegang oleh keturunan India, SR Nathan kemudian keturunan China Tony Tan dan terakhir Ibu Halimah Yacob.

Masa jabatan Presiden Singapura adalah enam tahun dan dalam UUD Singapura, kelompok minoritas dijamin meloloskan calonnya sebagai Presiden. Halimah Yacob memenuhi kriteria calon Presiden. Tidak hanya dia pernah menjadi Menteri Pembangunan Masyarakat, Pemuda dan Olahraga, dia juga anggota parlemen di dua daerah pemilihan.

Wanita yang dikenal sebagai aktivitis kaum buruh sesuai peraturan perundangan di Singapura digaji sebagai Presiden yakni 4,2 juta dollar Singapura setahun atau sekitar 42 Milyar rupiah. Jadi sebulan dia digaji 3,5 Milyar.

Sesuai jabatannya, Halimah Yacob harus pindah dari rumahnya yang sederhana di apartemen pemerintah HDB ke Istana Kepresidenan.

Takniah untuk Yang Amat Berhormat Puan Halimah Yacob. Presiden Singapura yang ke delapan dan Presiden perempuan pertama Singapura.
Tentang Presiden Singapura Halimah Yakob Tentang Presiden Singapura Halimah Yakob Reviewed by jhoe wain on 9/13/2017 10:44:00 am Rating: 5
comments

No comments:

FOLLOWER

Powered by Blogger.